Timeline

Timeline2017-03-16T11:28:01+07:00

March 2018

Classic Sermon 2007: DAHSYATNYA RAHASIA SEORANG MURID – EXCLUSIVE! (Part 2)

Tags: , , , , |

Sangat jauh sekali perbedaan antara MURID versus kerumunan. Yesus hanya memberikan RAHASIA KERAJAAN SORGA kepada murid, kepada mereka Dia mengajarkan prinsip-prinsip Kerajaan. Mereka yang sampai di level MURID, mereka rela menyerahkan segalanya bagi pengiringan kepada Yesus. Tuhan mau agar dunia tertarik kepada Anda. Apakah bahasa Anda bahasa Sorga, atau dunia? Cara hidup sama dengan dunia atau sorga? Apakah standard Saudara lebih tinggi daripada rata-rata dunia? Link Pendaftaran Pemuridan Regular dan Training Pemuridan Intensif IDTC sebagai berikut: http://www.maQdalene.org/store/formul... http://www.kcc.cloud www.maQdalene.org

Classic Sermon 2007: Rahasia Besar Kerajaan Sorga dan Rahasia seorang Murid (Part 1)

Tags: , , , , |

Orang Kristen zaman sekarang sudah mendegradasikan jalan ke Sorga. Bagaimana dengan tanggapan Yesus? Dia memiliki standard yang tidak berubah. Dia bahkan memberikan tantangan dengan menunjukkan jalan KESEMPURNAAN. Apakah Anda bersedia menjadi sempurna? Check this out!

Jangan kalah dengan perjuangan hidup. — FIGHT YOUR WAY TO VICTORY!

Tags: , , , , |

Kalahkan dunia dengan iman Anda! Ada perjuangan-perjuangan dalam hidup yang kita tidak boleh biarkan dan menyerah. Tetapi kita harus FIGHT! Sebab jika kita menang di satu area, iblis tidak suka melihat kita menang di area lainnya. Berjuanglah dari iman kepada iman berikutnya. Press on. Move forward. Fight a good fight of faith. Berkati diri Anda. Perkatakan kebaikan terhadap keadaanmu. Berkemenanganlah setiap hari. GBU.

STRATEGI BISNIS YESUS UNTUK MEMBERKATI BISNISMEN

Tags: , , , , |

Jawaban kemarin bukan untuk mengatasi persoalan hari ini. Carilah FRESH MANNA, jangan memungut manna kemarin yang sudah busuk dan berulat. Deep calls unto deep. Cari Tuhan di kedalaman hadirat-Nya. Dia yang mengetahui hidup Saudara akan membukakan strategi bisnis-Nya kepadamu. “Tebarkan jalanmu di SEBELAH KANAN PERAHU.” Jesus

Go to Top