Timeline

Timeline2017-03-16T11:28:01+07:00

October 2017

Leaders Conference 3: Mengenal Dia – A LEADER WITH VIGILANT SPIRIT

Tidak banyak orang percaya mengerti bahwa PENGENALAN AKAN TUHAN merupakan kunci memperoleh segalanya! Semua janji-janji yang sangat berharga sampai mengambil bagian dalam Kodrat Ilahi dimulai dari kunci Pengenalan ini. -Gereja yang tidak memberitakan message Kerajaan tidak akan mendapatkan kuasa dan tidak memancarkan Kemuliaan. -Untuk berjalan dalam kuasa, harus hidup dengan cara Kerajaan dan mengetahui prinsip-prinsip Kerajaan. -Untuk memancarkan Kemuliaan kita harus ada dalam hadirat-Nya dan berrendam dalam hadirat-Nya.

Leaders Conference 2: Spesifikasi Panggilan Anda – Searching for a Higher Call

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang mencari hal-hal yang "lebih" dari sekedar apa yang mereka miliki/dapatkan sebelumnya. Karena di dalam jiwa mereka membutuhkan sesuatu yang LEBIH TINGGI, lebih baik, lebih mulia, yang SEMPURNA. Apakah Anda masih ada di tahap awal, sudah menemukan panggilan Tuhan dalam hidupmu, dan sedang menjalani di track panggilan itu? Anda tidak perlu ngoyo dalam menjalaninya, karena saat Anda masuk dalam panggilan Tuhan, ini janji-Nya: karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya (Filipi 2:13)

Leaders Conference 1: Doa adalah Kunci Pendobrak alam roh

Leaders Conference 1: Doa adalah KUNCI pendobrak alam roh - Anda adalah alat Tuhan untuk mendisplay Tanda&Mujizat GO YE INTO ALL THE WORLD Tidak banyak anak Tuhan mengerti bahwa ketika ia dilahirkan/ditempatkan di negara tertentu, ia diminta untuk mengambil bagian bagi keselamatan bangsanya. Ia bukan hidup untuk dirinya sendiri, tetapi ia ditempatkan di bumi, pada generasinya, untuk saat-saat penting bagi proyeknya Tuhan. Anda akan dipakai untuk menyatakan RAHASIA, TUJUAN dan KEHENDAK TUHAN pada generasi Anda. Banyak anak Tuhan jatuh ke dalam jerat musuh karena mereka tidak mengerti bagaimana berperang dengan 'orang kuat' di area mereka. Akhirnya banyak yang jatuh di kubu musuh menjadi tawanan, hidupnya penuh dengan kepahitan, mulutnya hanya menyerang, dan banyak yang tidak tuntas dalam menggenapi panggilan hidupnya. Maq memberikan step-step yang telah ia lewati dalam persiapan sampai ia dipakai Tuhan

Go to Top