Home Page2026-02-09T07:46:37+07:00

Selamat Datang!

Join Worldwide Blessed Elite Team Today

Kami bersyukur bahwa Tuhan mempercayakan pekerjaan-Nya yang besar sehingga kami dapat berpartisipasi dalam menunaikan Amanat Agung dengan seluruh Tubuh Kristus di muka bumi. Kami menjadi suatu bagian kecil yang melengkapi rencana-Nya yang besar di bumi dengan cara unik. Mengapa Amanat Agung? Amanat Agung adalah suatu instruksi, amanat, mandat yang tidak dapat tidak dilakukan. Yesus menyuruh murid-murid-Nya untuk pergi mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi. Dia tidak memberikan amanat ini kepada pendeta, hamba Tuhan, penginjil, atau nabi saja tetapi kepada setiap orang percaya. Dengan kesadaran ini, kami berjuang untuk menjadi murid yang dapat dipercaya, menjadi duta-duta Sorga di planet bumi.

Goal - 1

Mengerat Carang-carang yang Menghambat Pertumbuhan

Goal - 1

Prune Back Branches that Stunt Growth.

Goal - 2

Menggali Potensi

Goal - 2

Explore Our Full Potential.

Goal - 3

Memaksimalkan Kapasitas

Goal - 3

Maximize Our Capacity to Grow.

Goal - 4

Mengembangkan & Menyalurkan Karunia

Goal - 4

Develop and Channel Gifts.

Goal - 5

Memenuhi Tujuan Tuhan Untuk Generasi Ini

Goal - 5

To the Lord’s Objectives for This Generation.

Goal - 6

Menyangkal Diri dan Pikul Salib

Goal - 6

Deny Ourselves and Take Up the Cross.

Goal - 7

Diberkati & Menjadi Berkat

Goal - 7

Be Blessed to Become a Blessing.

Goal - 8

Mengimpartasikan Cara Hidup Kerajaan

Goal - 8

Impart the Kingdom Life-Style.

Goal - 9

Menjadikan Segala Bangsa Murid

Goal - 9

Make All Nations Disciples.

Goal - 10

Mencapai Garis Akhir Dengan Sempurna

Goal - 10

Finish the Race Well.

From Maq’s Heart

News & Events

Maq’s Choice

Tempe

By |February 21st, 2018|Categories: Maq's Choice|

Girls and IRT, Mungkin favorit saya ini bisa dijadikan ting-ting ide untuk masakan rumahan. Masakan tempe ini sudah sejak saya kecil, kalau nenek saya abis doa, beliau akan bawakan makanan dari pasar, nasi dan di [...]

Reader Zone Testimo

Message This Week

YESUS TAHU PERASAAN MANUSIA
Matius 26:38-39 (TB)  lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
Yesus merasakan seperti mau mati – ini karena jiwanya tertekan oleh kematian yang keji. Ia, sebagai Anak Elohim, bisa merasakan hal itu? Itulah sebabnya, Ia bisa berempati dengan kita sebagai Imam Besar, karena Dia juga sudah merasakan menjadi manusia dengan kematian terburuk untuk kita. Dia mengenal beban-beban kita, ketakutan kita, air mata kita – semua! Come to Him boldly.
~KCC-HQ~

Join Worldwide MaQdalene.org Participant!

Go to Top