SIAP MENERIMA BERKAT YANG TERTUNDA

||SIAP MENERIMA BERKAT YANG TERTUNDA

SIAP MENERIMA BERKAT YANG TERTUNDA

Selamat dan semangat memasuki tahun baru 2019 dengan pembaharuan akal budi dan manusia roh, yang akan mempengaruhi seluruh jiwa dan tubuh untuk terus makin serupa dengan Kristus. Saya berdoa kiranya tahun ini terjadi penggelontoran pencemaran jasmani dan rohani yang selama ini menghambat pertumbuhan, yang bikin hambatan-hambatan dalam segala segi sehingga terhambat berkatnya, kesehatannya, pelayanannya, pekerjaannya, keharmonisannya, dan segi hidup lainnya. Saya berdoa kiranya Saudara bersih dan siap menerima semua janji-janji yang tertunda. Saat aliran bersih, maka kucuran tidak terhambat.

Seperti jika ada hambatan di darah seseorang, maka ia bisa mengalami stroke, atau darah kental, atau gagal ginjal, dan sebagainya. Demikian juga di area rohani, saat ada sumbatan, maka banyak halangan yang mengganggu datangnya berkat yang sedianya diberikan kepada Saudara. 

Kiranya kali ini/tahun ini Raja tidak akan tidur sebelum dia memberikan hadiah yang tertunda bagi Saudara selama ini. Kiranya gumpalan-gumpalan jasmani-rohani yang menghambat tergelontor, dan berkat mengalir dengan deras.

Ester 6:1 Pada malam itu juga raja tidak dapat tidur. Maka bertitahlah baginda membawa kitab pencatatan sejarah, lalu dibacakan di hadapan raja. 2 Dan di situ didapati suatu catatan tentang Mordekhai, yang pernah memberitahukan bahwa Bigtan dan Teresh, dua orang sida-sida raja yang termasuk golongan penjaga pintu, telah berikhtiar membunuh raja Ahasyweros. 3 Maka bertanyalah raja: “Kehormatan dan kebesaran apakah yang dianugerahkan kepada Mordekhai oleh sebab perkara itu?” Jawab para biduanda raja yang bertugas pada baginda: “Kepadanya tidak dianugerahkan suatu apa pun.”

Untuk memperoleh semuanya itu, ada beberapa syarat yang dilakukan Mordhekai:

1. Hidup dengan komitmen yang tinggi, tidak bengkok atau degradasi.

2. Tidak takut kepada manusia untuk berkompromi dalam dosa yang menguntungkan, bahkan yang menyangkut nyawa.

3. Tidak menuntut hak/upah atas hasil kerjanya, yang bahkan menyelamatkan nyawa raja.

4. Tidak sharing kepada orang yang lebih rendah, selain seorang ratu, yang ia tahu merupakan kunci mediasi jalan keluar.

Saya percaya akan ada suatu breakthrough yang sangat amat besar di tahun ini, karena ada panggilan berdoa dan mencari Tuhan lebih dari sebelumnya di tahun lalu. Saat ada panggilan untuk menemui Raja lebih dari sebelumnya, tentu ada rahasia yang akan dibukakan. Mereka yang memberikan waktu sungguh-sungguh di bulan-bulan akhir tahun 2018 dan berdiam dalam Ruang Kudus Tuhan akan dicelikkan dengan rahasia-rahasia besar di tahun ini. Orang-orang yang sungguh-sungguh mencari-Nya, diberi kunci untuk membuka pintu-pintu yang selama ini tertutup, diberi kuasa untuk menghadapi kekuatan musuh yang ditambah-tambahkan, dan diberi jalan keluar bagi ujian-ujian yang sulit. 

Latihlah panca indera rohani Saudara, jangan terpengaruh dengan panca indera jasmani. Bergeraklah dalam roh, jangan percayai daging, kenampakan pada mata jasmani, atau perasaan-perasaan dalam jiwa yang bergolak. Untuk memperoleh apa yang Saudara rindukan selama ini, fix mata roh Saudara kepada Yesus dan iman. Terus latih panca indera Saudara dengan Firman. Jangan kalah terhadap dunia, jangan kalah dengan kejahatan. 

Sebelum terlambat bergulir hari-hari di tahun baru ini, izinkan saya menolong Saudara dengan mengatakan: jagalah mulut, mata, telingga, otak, hati, agar tidak terbiasa mengutuki keadaan Saudara. Saat melihat dan merasa hal yang biasa, mulailah switch jasmani ke rohani, fakta kepada iman. Hal ini memang sulit, apalagi jika faktanya bertahun-tahun keadaan tidak sama. Saudaralah yang bisa menolong dirimu sendiri, sebab orang lain akan capai melihat keadaan Saudara yang nampaknya tidak berubah. Tetapi Saudara yang tidak mau melihat kesamaan itu, mulailah mengatakan yang Saudara rindukan. 

Amsal 18:21 Hidup dan mati dikuasai lidah, 

    siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. 

Matius 9:21 Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”

Perempuan tanpa nama ini mendapatkan yang ia harapkan saat ia BERKATA DALAM HATINYA, PERCAYA bahwa yang ia katakan dalam hati pasti terjadi, itu sebabnya ia MENEROBOS. Ia menggemakannya dalam hatinya, maka ia memakan buahnya. 

Bersama dengan Saudara, saya mau lebih dipercaya lagi di tahun ini, menjaga kata-kata dengan hanya membangun setiap orang dengan semua bahan emas yang dari Filipi 4:8: BENAR, MULIA, ADIL, SUCI, MANIS, SEDAP DIDENGAR, KEBAJIKAN, PATUT DIPUJI. Karena setiap perkataan kita dipertanggungjawabkan di hadapan pengadilan sorga, setiap desas-desus tersembunyi yang dikatakan di balik punggung orang, akan dipertanggungjawabkan – apa yang ditabur akan juga dituai.

Kita hidup di alam rohani, bergerak di bawah hukum rohani. Jika kita melanggar standard Firman, maka kita akan menerima akibatnya. Sebaliknya, saat kita berjalan sesuai hukum rohani, maka kita memperoleh janji-janji ilahi. 

Mari memulai tahun ini dengan perubahan yang akan berdampak bagi banyak orang yang sudah menantikan perubahan Saudara. Saya berdoa agar Saudara bangkit memenuhi potensi Saudara, dan ubahkan kisah Saudara tahun ini juga! Doa saya, agar satu pun tidak ada yang menyerah dalam hidup, selalu positif menghadapi hari baru setiap hari.

Salam rindu dan kasih,
Maqdalene Kawotjo

By | 2020-02-06T14:54:09+07:00 February 6th, 2020|News & Events|0 Comments

Leave A Comment

one × five =