Kekasih Raja, Pembaca kekasih setia di mana pun berada, bersama dengan para Alumni IDTC dan MURID-MURID KRISTUS di seluruh dunia, saya mengajak Saudara untuk berperang secara roh. Selama ini gereja Tuhan dan orang percaya hidup santai seolah mereka tidak ada dalam medan peperangan, sehingga dalam kehidupan keseharian mereka kalah, uring-uringan, jatuh ke kejatuhan/kelemahan yang sama berulang dan minta ampun. Ini karena ketidaksadaran dan tidak banyak diajarkannya doa-doa peperangan di gereja-gereja. Atau sudah diajarkan tetapi sedikit sekali peminatnya. Bisa jadi ini karena pembutaan mata rohani oleh iblis sehingga musuh maunya anak-anak Tuhan hanya menjalankan bisnisnya secara rutin tanpa harus berurusan dengan manusia rohnya. Inilah saatnya saya mencelikkan mata rohani banyak anak Tuhan, dan dalam hari-hari sejak tanggal 1 Juni, pasukan besar di seluruh dunia berderap dan menggoncang bumi dengan doa peperangan. Di bawah ini adalah seruan saya kepada mereka dan saya mau Saudara pembaca ikut berpartisipasi, karena ini urgent.
Bulan-bulan ini Roh Kudus menaruh di hati saya mengenai kata LASER. Saya sudah mulai mengajarkannya dan meminta para facilitators Indonesia untuk melaser satu bagian carang bandel yang sulit dipotong. Dengan melaser, kita fokus pada bagian tersebut sampai copot. Minggu demi minggu berlalu, masih terus saya tanyakan di kelas, dan mulai sedikit demi sedikit rontok. Saya meminta para facilitator membuat jurnal dan laporan Barometer, dengan mengkhususkan bagian peLASERan untuk melihat perkembangan perontokan kebandelan.
Hari-hari ini, Tuhan lebih lagi berbicara tentang lasering ini, dan pada waktu berdoa-puasa rutin untuk bangsa-negara yang kami ambil setiap hari Senin sejak tahunan dengan setia, tidak saja di Mabes saya menyerukannya dan melakukannya, tetapi Roh Kudus desak agar saya bisa membagikannya kepada seluruh Alumni dan murid di seluruh dunia. Dan ini dilakukan mulai tgl 1 Juni 2016 selama 21 hari sesuai dengan doa Daniel. Ada 3 minggu dalam 21 hari, sampai doa itu bobol dan tembus serta mendapatkan jawaban. Begini caranya:
-Silakan Saudara memikirkan 1-3 hal urgent dan penting yang harus dirontokkan, dikalahkan dan atau yang perlu dimenangkan. Baik untuk kepribadian Saudara/kebiasaan buruk yang tidak membangun atau kerinduan untuk memenangkan keluarga atau visi atau kota.
-Laser dengan doa setiap hari pada pokok yang sama, 1 dulu dalam minggu pertama. Sampai Saudara merasakan ada sesuatu yang benar-benar dikalahkan di alam roh.
-Kemudian minggu ke 2, laser pokok yang berbeda. Demikian juga minggu ke 3. Tetapi jika Saudara hanya mau 1 saja untuk dilaser terus menerus selama 21 hari, it’s fine, too!
–Tidak ada aturan harus disertai puasa atau tidak, tetapi jika mau berpuasa, pilihlah makanan yang sederhana, sayuran dan buah-buahan, bukan daging atau makanan yang enak. Berpuasa menyisihkan keinginan termasuk makanan akan sangat membantu memperingan roh kita (tidak keberatan hal jasmani)
-Akan sangat bagus jika Saudara tidak sendirian dalam berdoa ini, adakan waktu untuk bersepakat dengan sahabat/orang kepercayaan Saudara, agar roh Saudara makin kuat.
Kita tahu bahwa Daniel berdoa dan nampaknya tidak dijawab, sampai hari ke 21, muncullah malaikat Gabriel dan mengatakan bahwa sejak hari pertama sudah didengar saat dia merendahkan diri, tetapi ada yang menghalangi, yaitu setan penjaga negara. Itu sebabnya malaikat besar seperti Gabriel sampai minta tolong malaikat besar lainnya yaitu Mikhael untuk turun tangan agar doa Daniel dijawab! Saya menyadari bahwa doa-puasa dan merendahkan diri selama 21 hari merupakan hitungan peperangan minimal untuk bisa menghalau kekuatan besar iblis yang menjaga negara. Dan setelah terbiasa dengan doa peperangan selama 21 hari, seorang percaya akan terbiasa hidup dalam peperangan rohani dan berkemenangan.
Selama ini kita doa dengan “tidak teratur” dalam arti kita hanya comot sana comot sini tidak FOKUS, TIDAK MELASER sungguh-sungguh. Sehingga doa kita seolah nguap atau mentok di langit-langit rumah atau gereja. Kemudian saat tidak ada jawaban (karena doanya tulalit), kita merasa bahwa Tuhan memang kebiasaan tidak mendengar/menjawab doa. Nah, belajar dari persistency doa Daniel, 21 hari disertai doa-puasa ‘Daniel’ ternyata jebol. Bukan karena ada ‘format’ tersebut, tetapi saat Tuhan menggerakkan kita, kita akan melakukannya sesuai dengan MAP yang Tuhan tuntun.
Ini bukan keharusan, tetapi kebebasan bagi Saudara dan saya; namun demikian ini yang saya tahu merupakan tuntunan Roh Kudus saat saya berdoa yang dituntun untuk dibagikan kepada Saudara Alumni dan murid-murid untuk membobol pintu Sorga, untuk mendobrak hal yang sulit/bandel. Iblis bekerja giat, kita harus lebih giat dan gigih dalam berdoa; berdoalah dengan semangat, dengan kekuatan Roh Kudus, menyala-nyala oleh dinamis Sorga. Jangan loyo, jangan malas, Saudara harus menggiatkan diri, jiwa dan roh disatukan untuk menggerakan tubuh melawan kuasa Iblis. Memang hari-hari (ke 3-6) peperangan akan terasa berat, tangan, badan, kaki, pegal semua; suara parau – ini jika Saudara benar-benar doanya loncat dan terjang musuh teriakin lawan dan stomping the earth (seperti kami di markas).
Pepatah mengatakan bahwa jika Saudara belum memilikinya, itu disebabkan karena Saudara belum sungguh-sungguh mengejarnya atau merasa sungguh-sungguh membutuhkannya. Selama ini kita belum mendapatkan sesuatu karena kita tidak persistent mengejarnya, mendoakannya, memintanya dengan kesungguhan, mencarinya, menggedornya, membobolnya, melasernya. Itu sebabnya, inilah SAATNYA, inilah WAKTU KEGERAKANNYA. Saat kita sama-sama bersatu bergandengan roh di seluruh dunia, SEPAKAT SEHATI, Power of Unity, apa pun yang kita minta akan dipenuhi Bapa dalam Nama Tuhan Yesus Kristus.
Saya kirimkan power Roh Kudus selama 21 hari ke depan, kerak-kerak, carang-carang tak berguna yang menutup mata rohani, kubu-kubu yang menghalangi kemajuan rohani, roh-roh iblis, dalang setan-setan di balik penghambat kegerakan Kristus… in Jesus’ Name, kami hancurkan kuasamu, kami runtuhkan pengaruhmu, pergi, tinggalkan pasukan Kristus ini selamanya. Amin!
Sepakat dalam doa dan roh bersama seluruh Pasukan Tentara Kristus di seluruh dunia. Angkat panji Kemenangan, ayunkan pedang…!!!
(Dalam 2 hari ke depan saya akan mengirimkan komando selanjutnya untuk mengajarkan kepada pembaca bagaimana berperang di medan roh. Saudara yang tergerak mengikuti peperangan ini, dapat segera memulai hari ini. Ikuti terus petunjuk dan pimpinan dari FMH)
Leave A Comment