Yearly Archives: 2018

Pastries

By |2018-05-18T15:14:18+07:00May 20th, 2018|Maq's Choice|

This time, Maq’s Choice is kue kecil-kecil yang enakkk banget. Kue ini bikinan Alumni IDTC, Sis Meli. Makanya namanya Melshop, mungkin kelahiran tahun 88, atau suka angka 88 atau rumahnya nomer 88... hehe. However, paduan rasanya sangat pas, bahannya juga lembut. Baik dimakan sendiri atau khususnya untuk gift jika berkunjung ke rumah mertua, atau pendeta, [...]

Oh, that we may cry with You, Lord… Heal our land!

By |2018-05-17T14:08:48+07:00May 17th, 2018|From Maq's Heart|

Pemulihan tanah mungkin tidak terlalu dipikirkan banyak orang, ini menjadi tugas anak Tuhan yang diam di setiap negerinya. Anak Tuhan malah banyak ikut mengutuk pemerintah, menuding orang-orang yang berdosa seolah dirinya suci, menghakimi hamba-hamba Tuhan dengan tidak takut Tuhan. Iblis mencuri apa yang seharusnya menjadi tugas anak Tuhan. Medium-medium seperti garam yang tertulis di dalam Firman Tuhan dijadikan alat oleh para dukun. Pemulihan tanah sangatlah penting, karena tanah bisa menjerit, meminta pembalasan, tidak mengeluarkan hasil, dsb. Apakah Anda akan berdiam setelah melihat ini? Apakah akan terus nonton TV dan scrolling youtube untuk menjelekkan pemerintah? Atau saatnya berubah, berdiri untuk bangsamu? karena kesejahteraanmu ditentukan oleh kesejahteraan bangsamu, dan itu dimulai dari berdoa dan berpuasa untuk bangsa.

Membuat Tuhan tidak tahan untuk tidak memberi berkat-Nya

By |2018-05-14T17:19:45+07:00May 14th, 2018|From Maq's Heart|

Rahmat Dobel Porsi bagi yang berani Menanti. Penantian adalah suatu hal yang tidak nyaman. Tetapi saat anak Tuhan berani menanti Tuhan, maka Tuhan tidak tahan untuk tidak muncul dan memberikan surprise berkat yang lebih. Tuhan sedang mencari orang-orang yang berani menanti tanpa logika, tanpa perhitungan, tanpa memikirkan dirinya, hanya mencintai Tuhannya.

MEMPERSIAPKAN MINYAK MENJELANG KEDATANGAN SANG RAJA

By |2018-05-10T20:36:56+07:00May 10th, 2018|From Maq's Heart|

Para gadis bijaksana itu menanti begitu lama, mungkin mereka harus cepat-cepat jika akan ke toilet, harus cepat-cepat jika touch up make up yang sudah luntur, harus cepat-cepat jika makan, dan melakukan hal-hal lainnya - karena tujuan mereka hanyalah dijemput oleh Sang Pengantin. Demikian juga dengan kisah mereka Jemaat di Belu, NTT, sudah menanti sejak pagi kedatangan hamba-Nya, mereka seumpama gadis yang bijaksana. Mereka memberikan contoh kepada kita semua mengenai PENANTIAN. Kiranya kita semua TERUS MENANTI, sampai Sang Pengantin menjemput kita tanpa cacat kerut. Bagi Dia yang sanggup membawa kita di hadapan-Nya tanpa cacat dan noda, bagi Dialah kemuliaan selama-lamanya. Amin. Come, Lord, Jesus, Come.

Mie Goreng Jawa dan Wedang Uwuh

By |2018-05-10T20:33:23+07:00May 10th, 2018|Maq's Choice|

 Kalau Anda berkesempatan ke Sentul City selatan, cobalah ke area Taman Budaya. Di sana ada Kopi Oey milik Pak Bondan Maknyus (yang katanya udah meninggal, dia rumahnya di Sentul memang). Selain tempatnya nyaman, adem, pemandangan juga bagus, depannya lapangan luas, berumput, dan sepi. Enak untuk meeting dan nyantai...gak perlu AC udah adem. Dekorasinya juga jadul-jadul [...]

Ayam Biromaru

By |2018-04-30T11:05:57+07:00April 30th, 2018|Maq's Choice|

Pecinta Kuliner... Mau gak mau kalo keliling kota-kota ya kita cari makan ya. Dan pasti kalo udah diantar yang punya kota, mereka akan cariin kita makanan terbaik di kota tersebut. Sudah sering ke Palu, Sulawesi Tengah, saya beberapa kali diajak ke warung ayam Biromaru. Dari dulu harus nunggu hari, karena gak setiap hari buka warungnya. [...]

Memperkatakan KEHIDUPAN kepada kasus-kasus kematian

By |2018-04-30T10:54:28+07:00April 30th, 2018|From Maq's Heart|

Tuhan Yesus adalah JALAN, KEBENARAN DAN HIDUP. Apakah ada kasus "kematian-kematian" dalam kehidupan Saudara? Katakan kehidupan, rilis sumber hidup di tengah kematian. Berkat hidup seringkali datang dalam bentuk yang buruk, tetapi perkatakan kemenangan, kebangkitan, kehidupan. Enjoy life victoriously.

Go to Top