Amsal 12:16
Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh.
Amsal 12:23
Orang yang bijak menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bebal menyeru-nyerukan kebodohan.
Amsal 12:17
Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar.
Amsal 14:29
Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.
Maraknya FB dan BB dan WA serta media lainnya sering dipakai untuk menyerang. Baik secara diam-diam maupun secara terbuka. Diam-diam tanpa menyebutkan nama orang yang dilawan atau dikirim message maupun terang-terangan menyebut namanya. Bagi orang dunia hal ini biasa, tetapi banyak anak Tuhan meniru dunia dan keduniawian, kedagingan, saling menyerang dan membalas, diam-diam pasang status untuk mengasihani diri dan memberikan teguran hajaran kepada orang yang ia maksud. Hal ini merupakan tindakan pembalasan yang tidak didasari dari hati yang murni atau kasih. Itu tindakan mengasihani diri sendiri dan tidak ada penyangkalan diri. Semuanya sangat berbau busuk di alam roh dan sangat menjijikkan perasaan roh. Sifat dan sikap kekanak-kanakan didisplay dari hati yang jahat dan dengan keseringan akhirnya terciptalah karakter yang buruk dan hobby melukai sesamanya.
Selalu, hal yang tidak murni itu berkarat, luntur, tidak baik, tidak nyaman dikenakan, tidak membanggakan. Sama dengan barang yang bukan dari emas tulen, atau barang KW, selain rendah harganya, rendah kualitasnya, tidak nyaman dilihat dan tidak rapi. Sama dengan perbuatan alam roh yang tidak murni, demikianlah displaynya di alam roh, walaupun semuanya bernafaskan Firman, tetapi iblis pun sangat lihai memakai Firman untuk memutarbalikkan fakta. Jika anak Tuhan memakai Firman untuk menyerang itu sudah masuk dalam tindakan sihir. Doa yang menyerang adalah doa sihir. Mengirimkan Firman dengan maksud menyerang juga sihir.
Beda dengan teguran, nasihat, secara terbuka, memberikan dorongan, yang semuanya lahir dengan kemurnian untuk menolong dan mendidik orang yang lemah, itu baik, sebab memang Firman Tuhan berfungsi demikian. Firman Tuhan harus dipakai untuk hal-hal rohani, bukan jasmani dan kedagingan seperti penjelasan di atas. Betapa banyaknya anak Tuhan yang dipakai untuk saling menyerang di dalam kubu sendiri! Betapa saling melukai dan iblis hanya mengirimkan roh adu domba, roh dendam, roh benci, roh kebingungan, roh mengasihi diri sendiri, roh dengki, roh tipu, …. Akhirnya mereka saling tersihir dengan Firman yang mereka sendiri kotori untuk kepentingan diri.
Semuanya yang saling serang adalah tindakan alfanya kasih dan tindakan lebih mencintai diri sendiri yang berlawanan dengan penyangkalan diri. Praktek kasih ini bukan hal yang mudah, jika hanya mengatakan kita harus menyangkal diri dan memikul salib setiap hari, sangatlah ringan. Tetapi jika sudah sampai kepada ego, maka hampir tiap orang akan tertantang apakah ia akan display hatinya dengan cara menyerang dan menjatuhkan, ataukah ia berdiam diri sekalipun disakiti dan mempunyai segudang alasan untuk menyerang balik.
Amsal 10:14
Orang bijak menyimpan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh adalah kebinasaan yang mengancam.
Baiklah orang bijak berdiam diri. Tidak membeberkan kebodohannya dengan menyerang balik. Orang bijak menyerahkan perkaranya kepada Tuhan. Orang bijak dalam kerendahan hatinya bersyukur jika ia dicemooh. Mungkin sudah banyak orang Kristen membaca ayat-ayat nasihat dari Amsal, tapi orang bebal tetap berjalan dan akhirnya kejedug! Orang bebal tidak malu mendisplay kebodohannya berulang-ulang, yang dipikirnya pintar dengan berganti status dan gambar penyerangan. Iblis terus meniupkan angin ‘pengajaran’ lewat foto-foto danquotes penyerangan dan pengadu-dombaan. Dan orang bebal suka mengumpulkan semua itu untuk digencarkan jika kesempatan ‘baik’ datang. Tidak disadarinya bahwa ia adalah agen iblis. Antek-antek dan alat yang jitu untuk membidik dan melukai sesama rekan tebusan.
Amsal 11:12
Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri.Amsal 3:34
Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Iapun mencemooh, tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya.Amsal 3:34-35 Orang yang bijak akan mewarisi kehormatan, tetapi orang yang bebal akan menerima cemooh.
Amsal 3:21 Karena segala jalan orang terbuka di depan mata TUHAN, dan segala langkah orang diawasi-Nya.
Amsal 5:22 Orang fasik tertangkap dalam kejahatannya, dan terjerat dalam tali dosanya sendiri.
Amsal 5:23 Ia mati, karena tidak menerima didikan dan karena kebodohannya yang besar ia tersesat.
Amsal 6:23 Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan,
AYAT-AYAT DI BAWAH INI YANG BERKATA ADALAH HIKMAT SENDIRI:
(7) Karena lidahku mengatakan kebenaran, dan kefasikan adalah kekejian bagi bibirku.
(8) Segala perkataan mulutku adalah adil, tidak ada yang belat-belit atau serong.
(9) Semuanya itu jelas bagi yang cerdas, lurus bagi yang berpengetahuan.
Amsal 8
Artinya orang yang memiliki Hikmat lidahnya mengatakan kebenaran dan tidak berbuat kefasikan (dalam topik kita adalah ketidakmurnian dengan menyerang lewat media). Orang yang memiliki hikmat dari dalamnya akan menyatakan keadilan, bukan penyerangan yang mengalahkan pihak lawan, juga tidak berbelat-belit, tapi terus-terang, tidak sembunyi-sembunyi dengan cara menusuk dari sisi media. Orang yang berpikir mempunyai hikmat, seharusnya adalah orang yang sungguh takut akan Tuhan. Ayat ini menjelaskan kriteria orang yang berhikmat dan takut akan Tuhan itu:
Amsal 8:13
Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.
Jadi jelaslah sekarang, marilah kita belajar untuk berhikmat, takut akan Tuhan, menjauhi kejahatan dengan mengasihi sesama kita, menolak dipakai menjadi agen neraka. Perjalanan kita masih jauh untuk sampai bisa sepenuhnya mengikuti Yesus dengan menyangkal diri dan memikul salib jika hal ini saja masih diperjuangkan. Tetapi jika Saudara berbalik dari jalan-jalan yang jahat dan memulai perjalanan Hikmat hari ini, kiranya gunung Sion dan kemuliaannya semakin nampak. Inilah janji kepada Saudara yang mau bertobat dan renounce semua ayat-ayat dan status sihir:
(17) Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku
(18) Kekayaan dan kehormatan ada padaku, juga harta yang tetap dan keadilan.
Amsal 8
Leave A Comment