Bro en Sis yang bukan berasal dari Jawa mungkin malas mencoba masakan-masakan yang agak berbeda dari masakan daerah kalian sendiri. But you know, saya sarankan belajarlah mencoba makanan-makanan baru. Saya kalau ke suatu tempat atau negara, saya suka ke pasar, mencari makanan dan hal-hal unik lokal, dan saya selalu menemukan something new and authentic. So cool! Januari kemarin saya mengantar ayah saya berobat ke Thailand, di kota kecil namanya Yasothon, dari Bangkok masih harus naik pesawat domestik ke Ubud Rachatani, dari situ masih sewa mobil lagi ke kota tersebut. Di sana ada pasar malam, saya selama 2 hari maunya ke pasar malem terus, beli jajan daripada ke restoran duduk pakai AC. Kami ngemil sepanjang jalan, maunya beli macem-macem jajanan lokal yang tiada taranya. Lalu besoknya ke pasar basahnya juga, liat-liat, sambil cicip-cicip. Waktu di Bangkok saya juga ke pasar apungnya yang kata mereka sebagai tempat “melelehkan uang.”

Cingur hidung sapi itu, saya selalu mintanya “tulang muda”nya, kriuk-kriuk… pokoknya gak usah bayangin sapinya lagi ingusan aja deh, beneran, … makan khan gak boleh pake pikiran, pake mulut aja sama merem. Dijamin. Lalu buah-buahnya biasanya: bengkoang, timun, kedondong, nanas, ada tempe dan tahu goreng serta kangkung dan tauge, plus kerupuk. Ini makanan sehat dan rasanya man… haucek abis.
Belinya dimana? Hmm, … biasanya di tenda-tenda. Kalau di Jakarta Utara ada 2 tempat yang saya tahu enak dan langganan. Di area jalan Garuda Kemayoran, dan satu lagi di Kelapa Gading di tenda-tenda depannya TBK Immanuel, Boulevard. Harga seporsi di bawah Rp.15.000,- Murah khan?!
Nah, kalau mau pesan ngomongnya gini: “Cak, rujak cingure siji wae yho! Sing puedes puol, balung enom, sing akeh, sing murah, jok nganggo micin.” Nah, ngono rek. Coba dibaca dan dihafal baek-baek, seolah menghafal ayat, biar cak’e murah hati.
Cara makannya: Kakinya dinaikkin satu, kepalanya dihadapkan pas di depan piring biar kalau kepedesan dan keringatnya netes bisa langsung masuk di piring, itu tambah sedep dan kelezatan tiada tara! Ayo rek… HahaHahA….
Leave A Comment