Berminggu-minggu saya membeberkan mengenai peperangan rohani. Saya berdoa kiranya setiap pembaca tidak sampai di sekedar membaca dan menutupnya, lalu kembali melakukan rutinitas hidup yang sama seperti sebelumnya tanpa ada perubahan. Suatu perubahan/mujizat/kesembuhan/perbedaan/ harus melewati suatu proses perombakan, peralihan, perubahan dari rutinitas yang sama dan menjadi berbeda. Itu diperlukan usaha, waktu, tenaga, uang, dan sebagainya.

Tidak banyak anak Tuhan yang berani mengambil langkah radikal yang memberikan akses tak terduga – kebanyakan orang Kristen maunya instan, didoakan pendeta dan bang, bang….diberkati. Tetapi ada langkah-langkah ‘praktis’ yang bisa dilakukan orang percaya di rumahnya saat ia bersekutu dengan Tuhan lebih intim dalam doa dan puasa.

Puasa ini memberikan AKSES rohani yang tak terduga. Bacalah baik-baik ayat-ayat terkenal di bawah ini:

Yesaya 58:6-12Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,
supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!
Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,
apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.
Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”.

Melalui puasa kita bisa: “membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk.” Puasa ini mengandung kekuatan yang dahsyat di luar kemampuan manusia bisa bergerak, karena kuasa yang mengalir lewat alam roh dapat membuka kunci, gembok, tali, ikatan-ikatan para tawanan yang sudah bertahun bahkan berabad-abad. Mungkin “hanya sekedar” puasa Daniel, tetapi ternyata banyak yang tidak pernah mengekang mulutnya dari hal makanan enak, ini saatnya mereka berani melepaskan ikatan dirinya, sehingga dapat melepaskan ikatan keluarganya dan lebih banyak lagi.

Terang kita bercahaya, Tuhan akan menyertai kita dan berkata “Yes, Sir!” atas permintaan-permintaan kita. Dia menyembuhkan luka kita, kita akan dipakai menjadi alat pembongkar bangunan lama, kita jadi tranformer, pendobrak, pembaharu, kontraktor alam roh; kita jadi awet muda, punya kekuatan baru, tidak mudah lelah, tidak perlu obat-obatan, tidak kekurangan, dipuaskan hasrat kita di bumi, dan masih banyak lagi rentetan ganjaran tak terduga.

Banyak orang Kristen tidak menyadari bahwa ada kekuatan rohani yang didapat dari melakukan hal-hal rohani. Saya tidak bilang bahwa jika ‘tombol rohani’ di-on-kan maka terjadi mujizat — itu kembali ke motivasi. Tetapi meskipun demikian, Tuhan tahu bahwa manusia kebanyakan motivasinya melulu diri sendiri, aku, self-self dan selfishness. That’s okay buat yang masih belum dewasa, tetapi orang yang sudah dewasa rohaninya, ia tidak lagi bertumpu kepada kebutuhan diri yang tidak akan pernah ada habisnya. Orang dewasa adalah orang yang berjalan dalam tujuan-tujuan Tuhan. Sembari ia melakukan tujuan dan kehendak Tuhan, Dia yang mengerti bahwa kita butuh kebutuhan jasmani, Dia juga yang akan menutup semua kebutuhan kita. Sebagaimana Firman Tuhan mengatakan bahwa disaat kita mendahulukan Kerajaan Sorga, maka semuanya akan diberikan kepada kita.

Ini yang banyak luput dari anak-anak Tuhan – kerjanya siang malam hanya merengek berkat dan bersungut. Kekuatan rohani tadi, diimbangi dengan hal-hal rohani, akan menarik berkat rohani yang diturunkan dalam bentuk ‘fisik.’ Orang yang dewasa rohani akan mencari hal-hal rohani, hal yang lebih tinggi dari kebutuhan pribadi. Doa sudah biasa, karena umumnya anak Tuhan berdoa. Tetapi doa yang bagaimana? Ada banyak jenis doa, tetapi saya saat ini mengajak Saudara untuk membahas hal yang lebih dari sekedar ‘doa’ biasa, yaitu doa yang disertai puasa. Dalam minggu-minggu ini saya mengajak semua murid-murid di seluruh dunia untuk mengikuti gerakan “Laser 21” yang ternyata membuat mereka berkelanjutan lebih dari 21 hari (jika Saudara belum membacanya, silakan membaca FMH mundur beberapa minggu sebelumnya secara terperinci untuk mendapatkan rahasia tuntunan sorga hari-hari ini).

Dalam 21 hari, jika seorang sungguh-sungguh berdoa dengan fokus (laser), maka ia akan menjadikan dirinya terbiasa dengan cara doa menyerang, berperang, offensive, bukan defensive. Karena selama ini anak-anak Tuhan memble dalam berdoa, “tidak dijawab ya oke, dijawab ya memang seharusnya kewajiban Tuhan” begitu sikapnya. Jika selama 21 hari berdoa sungguh-sungguh dengan sikap Daniel, yang disertai puasa dan makan seadanya dan hanya melulu ingin jawaban dari kebutuhannya, maka mau tidak mau doa Anda akan dijegal Iblis, tapi karena sudah ada kisah pembukaannya di Kitab Daniel, maka kita tahu bahwa jika iblis menjegal, maka 2 malaikat Tuhan akan diturunkan untuk memerangi musuh kita.

Setan tahu bahwa jika kita sudah sungguh-sungguh (berdoa 21 hari disertai puasa), maka something great is gonna happen! Jika sesuatu yang besar akan terjadi, tentu iblis akan menghalangi, tapi don’t worry, penolong akan datang, karena kita sedang berhubungan dengan sorga, menggunakan fasilitas sorga, maka sorga yang akan datang berbondong-bondong menolong orang sorga untuk kepentingan sorga.

Ini jika Saudara serius dan benar-benar membutuhkan pertolongan. Tapi jika Saudara tidak membutuhkan apapun, maka sulit untuk serius. Misalnya seseorang mengidap penyakit parah, maka ia akan mencari obatnya, dokternya, sinsai, pendeta, bhiksu, kyai, orang pintar, pengobatan alternatif, herbal, … semua, asal sembuh! Orang yang desperate akan mencari jalan untuk mendapatkan jawaban. Tuhan juga memberikan jalan keluar buat kita saat Ia berkata: “JENIS INI… tidak dapat pergi kecuali disertai dengan doa dan puasa.”
Matius 17:21 (Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.)”

Saya mendengar beberapa orang mengeluhkan soal puasa, katanya gak kuatlah, maaglah, dan lain-lain. Saya yakin orang seperti ini belum desperate dan belum mengerti kekuatan puasa. Tetapi saat seseorang sudah tidak ada jalan keluar, maka ia akan sungguh-sungguh menanggapi perkataan Yesus. Hanya sedikit orang Kristen yang mempercayai Firman atau jadi pelaku. Apalagi untuk urusan yang memotong kesukaannya, kedagingannya, hobinya, nafsunya, mereka akan menggunakan semua jurus alasan-alasan yang tepat untuk bisa menghindar dari Firman Tuhan.

Tetapi ini kembali kepada kita, pilihan di tangan kita. Meskipun demikian Firman Tuhan sudah memberikan banyak pembukaan rahasia mengenai BERPUASA, dan ini diberikan khusus bagi mereka yang ingin mengetahui kedalaman hati Tuhan – karena Tuhan ada di tempat tersembunyi, di atas sana, dimana jika seorang ingin mengenal Dia lebih dalam, mengetahui hatinya lebih lagi, dan menjalankan rencana dan kehendak-Nya, maka ia akan mencari dengan sungguh hati dan masuk dalam zona “rohani” tersebut.

“When you fast…”
So, fast!