Small Books

Small Books

BAHAGIA MENURUT STANDAR SURGA
&
KUATKAN DAN TEGUHKAN HATIMU

Hanya ucapan “terima kasih” tentunya sangat mengecilkan arti dari apa yang ingin Maqdalene ungkapkan kepada Roh Kudus dalam membimbingnya melalui penulisan-penulisan buku-buku kecil kami tahun ini. Dalam kurun waktu hanya 3 hari, oleh pimpinan Roh Kudus Maq berhasil menyelesaikan kerangka dan kisah dalam buku-buku yang berjudul “BAHAGIA MENURUT STANDAR SURGA” dan “TEGUHKAN DAN KUATKAN HATIMU.”

Pembukaan pengertian dalam buku-buku yang Maq sebut sebagai “pewahyuan” dalam tulisan-tulisan yang bergaya imajinatif ini, diberikan kepada Maq saat membaca Firman Tuhan dari kisah dalam ayat-ayat yang bersangkutan pada awal bulan Juni 2005. Saat kemudian Maq berada di depan di komputer, semua alurnya mengalir dengan ringan dan meneguhkan kisah-kisah yang tertera.

Padahal, buku yang menurut perkiraan Maq menduduki barisan ke 4 dari urutan penulisan buku, dan yang memang sudah jadi hampir bersamaan dengan buku MARIA MAGDALENA, (judul menyusul) – ternyata dibalap cetakannya dengan kedua buku saku ini. Kami yakin dalam segala perkara Tuhan campur tangan, Dia tahu mana yang terbaik dan mana yang terpenting yang dibutuhkan umat-Nya. Kami membiarkan Dia untuk mengubah jadwal-jadwal kami dan membiarkan-Nya menjadi Tuhan dalam hidup kami. Dia terbuka untuk mengambil atau memberi, merombak atau membangun, mencabut atau menanam. Dia adalah Tuhan.

Mr. Simon adalah suatu karunia luar biasa dalam membantu memperindah kedua buku ini. Jika pembaca melihat gambar “pena bulu” yang ada dalam buku BAHAGIA MENURUT STANDAR SORGA, Anda harus membayangkan bagaimana Mr. Simon mondar-mandir mencari itu “bulu” bersama anaknya yang udah SMA untuk membuat gambar dan penulisan buku tersebut kelihatan bener-bener mewakili kisah pada tahun 70 Masehi.

Lalu, jika Anda melihat cover buku KUATKAN DAN TEGUHKAN HATIMU, kita nggak mungkin acung satu jempol aja, karena pohon kelapa yang “ditanam” Mr. Simon di tepi pantai dahannya melengkung dari balik cover belakang buku sampai menembus ke depan. Ck, ck, ckkk bener-bener kuat dan teguh, walau diterpa hembusan angin laut yang kencang, sampai miring-ring, nggak goyah! Pasti ada kekuatan yang tidak kelihatan.

Saat Maq taat untuk diam di kaki Tuhan mulai akhir tahun 2004 sampai pertengahan tahun 2005, dia mendapatkan banyak inspirasi, visi dan pewahyuan mengenai tulisan, cara-cara, dan strategi untuk menyebarkan Injil kepada bangsa-bangsa. Tuhan semakin memperluas jaringan pelayanan kami dengan cara yang tidak pernah kami mengerti sebelumnya.

Lebih dari sekedar penulisan-penulisan dan semua pekerjaan yang telah dipercayakan Tuhan kepada Maq dan Tim, Maq sendiri ingin melayani jiwa-jiwa dan para pembaca dengan hatinya, untuk dapat menyalurkan kasih Kristus melalui tulisan-tulisannya. Dan inilah bagian dari apa yang digelutinya selama ini untuk dipersembahkan bagi pembaca seluruh tanah air dan sampai di luar-luar negeri buku-buku ini dipersembahkan.

Tentunya Maq tidak pernah akan mampu melakukannya sendirian. Kami sangat menghargai pengorbanan tim yang begitu banyak meluangkan waktu dalam hidup mereka dengan tidak pernah memikirkan kesenangan pribadi. Mereka melakukan apa yang Alkitab katakan sebagai orang yang berani: Menyangkal diri, Memikul Salibnya, dan Mengikut Aku. Mereka inilah yang dijanjikan Tuhan untuk mendapat imbalan berlipat-lipat kali ganda baik di bumi maupun di Surga. Mereka jugalah yang disebut Alkitab sebagai orang yang: “SEMPURNA” karena telah menjual seluruh hartanya dan mengikut Aku.

By | 2018-09-17T12:48:12+07:00 December 29th, 2010|Behind The Scene|0 Comments

Leave A Comment

five × five =